Pengaruh Model Pembelajaran Berbasis Eksperimen Dalam Mengembangkan Kemampuan Berpikir Kritis dan Kreativitas Siswa SMA Pada Konsep Usaha Dan Energi
DOI:
10.29303/cnsej.v2i3.1230Published:
2024-09-30Issue:
Vol. 2 No. 3 (2024): SeptemberKeywords:
Model Pembelajaran Berbasis Eksperimen, Kemampuan Berpikir Kritis, Kreativitas, Usaha dan EnergiAbstract
Article history: Pembelajaran Fisika, khususnya pada konsep listrik dinamis, merupakan salah satu bagian penting dalam pendidikan sains yang tidak hanya menuntut pemahaman konsep, tetapi juga penguasaan keterampilan proses sains. Namun, masih banyak siswa yang mengalami kesulitan dalam memahami konsep ini karena pendekatan pembelajaran yang terlalu teoritis dan kurang melibatkan siswa secara aktif. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh model pembelajaran berbasis eksperimen terhadap kemampuan berpikir kritis dan kreativitas siswa SMA pada materi listrik dinamis. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan eksperimen semu (quasi-experiment) menggunakan desain Nonequivalent Control Group Design. Subjek penelitian terdiri atas dua kelas XI IPA di salah satu SMA Negeri di Mataram, yaitu satu kelas sebagai kelompok eksperimen dan satu kelas sebagai kelompok kontrol. Kelompok eksperimen mendapatkan perlakuan pembelajaran berbasis eksperimen, sedangkan kelompok kontrol menggunakan metode pembelajaran konvensional. Instrumen penelitian meliputi tes kemampuan berpikir kritis, tes kreativitas, serta lembar observasi aktivitas eksperimen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran berbasis eksperimen berpengaruh positif dan signifikan terhadap peningkatan kemampuan berpikir kritis dan kreativitas siswa pada konsep listrik dinamis. Siswa yang mengikuti pembelajaran dengan pendekatan eksperimen menunjukkan keterlibatan aktif dalam proses pembelajaran, peningkatan kemampuan dalam menganalisis dan mengevaluasi data eksperimen, serta menghasilkan ide-ide kreatif dalam menyelesaikan masalah. Dengan demikian, model ini dapat dijadikan alternatif strategi pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan kualitas pembelajaran fisika di sekolah. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi guru dalam mengembangkan pendekatan yang inovatif dan kontekstual serta selaras dengan karakteristik Kurikulum Merdeka.

