PROSES DAN PENYEBAB PEMBUSUKAN NASI SERTA PEMANFAATANNYA
DOI:
10.29303/cnsej.v4i1.1532Published:
2026-03-30Downloads
Abstract
Nasi merupakan makanan pokok yang paling banyak dikonsumsi oleh penduduk Indonesia. Setiap harinya, pasti ada nasi yang tersisa dan tidak dikonsumsi yang akan menjadi nasi basi. Penyebab dan proses pembusukan nasi disebabkan oleh mikroba. Pertumbuhan mikroba disebabkan oleh beberapa faktor antara lain kandungan air, faktor suhu, dan faktor udara (oksigen dan karbondioksida) yang terkandung dalam lingkungan. Sisa nasi dalam rumah tangga biasanya dimanfaatkan hanya sampai pada pembuatan nasi kering dengan menjemurnya. Namun, nasi yang telah basi ini sering dibuang begitu saja padahal limbah tersebut dapat digunakan sebagai MOL (Mikroorganisme Lokal) untuk pembuatan pupuk organik cair yang bermanfaat bagi pertumbuhan tanaman. MOL dapat dibuat dengan sangat sederhana yakni dapat memanfaatkan limbah nasi basi. Nasi basi perlu diproses lebih lanjut agar dapat berguna. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses dan penyebab pembusukan nasi yang disebabkan oleh mikroba serta pemanfaatan nasi basi sebagai MOL dalam pembuatan pupuk organik cair. Parameter yang diamati adalah aroma, tekstur, dan warna. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dan kajian literatur. Proses fermentasi nasi basi dibiarkan terbuka. Pada pembuatan MOL nasi basi setelah proses pencampuran larutan gula dengan nasi basi kemudian disimpan pada wadah yang tertutup selama beberapa hari untuk memperoleh kualitas pupuk yan lebih bagus.
Keywords: Pembusukan Nasi, Mikroba, Mikroorganisme Lokal, Pupuk Organik Cair






