ARTICLE REVIEW : ANDROGRAFOLIDA SEBAGAI SENYAWA MARKER PADA GENUS ANDROGRAPHIS
DOI:
10.29303/cnsej.v4i1.1531Published:
2026-03-30Downloads
Abstract
Andrographis adalah genus yang memiliki beberapa spesies yang berperan penting dalam berbagai pengobatan tradisional. Genus Andrographis termasuk dalam keluarga Acanthaceae. Genus ini memiliki beberapa macam spesies yang tersebar di berbagai macam wilayah di Asia termasuk Indonesia. Spesies yang paling terkenal adalah A. paniculata, atau biasa di kenal dengan tanaman sambiloto. Keanekaragaman spesies terbesar pada genus ini terdapat di India selatan. Studi ini melaporkan tiga dari spesies tersebut mengandung senyawa andrografolida. Andrografolida merupakan suatu diterpenoid lakton yang terkandung dalam tanaman sambiloto (Andrographis paniculata) sebagai senyawa aktif utama.. Selain itu, A. alata dan A. lineata juga mengandung senyawa andrografolida. Dari hasil review didapatkan bahwa andrografolida memiliki aktivitas biologis, diantaranya sebagai antiinflamasi, antikanker, hepatoprotektor, antioksidan, antidiabetes, antihiperlipidemia, antibakteri, dan antivirus. Beberapa senyawa aktif yang terkandung pada A. paniculata seperti flavonoid, 14-deoksiandrografolida,14-deoksi-11,12-dehidrografolida, neoandrografolida, 14-deoksi-14,15-dihidroandrografolida, andrograpanin, dan isoandrografolida. Namun, dari beberapa senyawa yang terkandung tersebut, senyawa andrografolida yang menjadi senyawa aktif utama dan memiliki aspek farmakologis yang sangat luas.
Keywords: Genus Andrographis, Senyawa Andrografolida, Aktivitas farmakologis






