Pemanfaatan Pestisida Dan Pupuk Organik Cair Limbah Kulit Bawang Merah Di Desa Mranggon Lawang
DOI:
10.29303/jppik.v1i1.561Published:
2024-01-09Downloads
Abstract
Probolinggo merupakan daerah produsen bawang merah yang terkenal Jawa Timur, salah satunya sentra bawang merah berada di Desa Mranggon Lawang Kecamatan Dringu. Proses penyeleksian bawang merah dihasilkan limbah berupa kulit dan daun kering yang banyak jumlahnya. Demikian juga dengan proses produk bawang merah tidak hanya berhenti disiapkan dalam rumah tangga saja, namun juga diproduksi secara komersil, oleh industri kecil, menengah maupun besar. Hal ini mengakibatkan tertumpuknya limbah kulit bawang merah yang berserakan dan terbuang sia-sia. Kulit bawang merah memiliki beberapa kandungan yang dapat mempengaruhi pertumbuhan tanaman karena berfungsi sebagai pupuk organik cair dan mengandung beberapa jenis hormon yang dapat digunakan sebagai pestisida. Berdasarkan banyaknya manfaat dari kulit limbah bawang merah maka dilakukan pemanfaatan kulit bawang merah sehingga dapat mengurangi dampak terhadap pencemaran lingkungan serta dapat menambah penghasilan bagi masyarakat Desa Mranggon Lawang
Keywords:
Pupuk Organik Cair Pestisida; Kulit Bawang MerahLicense
Copyright (c) 2024 Aprilia Hartanti, Moch. Suud, Lukman Hakim, Indah Rizqiah, Siti Ulfa Nuraini, Eka Safitri

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Authors who publish with Jurnal Pengabdian Pendidikan IPA Kontekstual (JPPIK), agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License (CC-BY License). This license allows authors to use all articles, data sets, graphics, and appendices in data mining applications, search engines, web sites, blogs, and other platforms by providing an appropriate reference. The journal allows the author(s) to hold the copyright without restrictions and will retain publishing rights without restrictions.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in Jurnal Pengabdian Pendidikan IPA Kontekstual (JPPIK).
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).






