Integrasi Pembelajaran IPA dengan Lingkungan Ekowisata Melalui Kegiatan Kuliah Kerja Lapangan (KKL) di Sekotong, Lombok Barat
DOI:
10.29303/jppik.v2i1.1528Published:
2024-02-28Issue:
Vol. 2 No. 1 (2024): Februari 2024Keywords:
Integrasi, Pembelajaran IPA, Ekowisata, KKLArticles
Downloads
How to Cite
Abstract
Kegiatan Kuliah Kerja Lapangan (KKL) merupakan salah satu bentuk pengabdian yang memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk mengaplikasikan teori ke dalam konteks nyata. Kegiatan ini bertujuan untuk mengintegrasikan pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) dengan lingkungan ekowisata sebagai sumber pembelajaran pada sekolah menengah pertama (SMP). KKL dilaksanakan melalui survei lokasi ekowisata, observasi sekolah, penyusunan perangkat pembelajaran berbasis kurikulum merdeka terintegrasi ekowisata, pelaksanaan pembelajaran, serta evaluasi kegiatan secara menyeluruh. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa lingkungan ekowisata Mangrove Tanjung Batu memiliki potensi edukatif yang dapat diintegrasikan dalam materi IPA, khususnya pada materi ekologi dan keanekaragaman hayati. Kegiatan ini mendukung pelaksanaan pembelajaran kontekstual, meningkatkan motivasi belajar, serta memperkuat kompetensi pedagogik mahasiswa. Namun beberapa hambatan ditemukan seperti keterbatasan fasilitas dan waktu pelaksanaan. Secara keseluruhan, kegiatan KKL dapat memberikan kontribusi terhadap pengembangan pembelajaran IPA berbasis lingkungan dan ekowisata.



