Pola Pengasuhan Anak Usia Dini pada Keluarga Menikah Dini di Desa Embung Raja
DOI:
10.29303/jpap.v10i2.1761Published:
2026-07-30Downloads
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pola pengasuhan anak usia dini pada keluarga menikah dini di Desa Embung Raja, Kecamatan Terara, Kabupaten Lombok Timur. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek penelitian empat pasangan orang tua yang menikah pada usia dini dan memiliki anak usia 2–5 tahun. Penentuan subjek dilakukan secara purposive sesuai dengan kriteria penelitian. Data dikumpulkan melalui wawancara, kuesioner Parenting Styles and Dimensions Questionnaire (PSDQ), dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, sedangkan keabsahan data diuji menggunakan triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola pengasuhan yang diterapkan oleh keluarga menikah dini bervariasi. Berdasarkan hasil analisis kuesioner yang didukung oleh data wawancara, tiga pasangan cenderung menerapkan pola asuh otoritatif, sedangkan satu pasangan cenderung menerapkan kombinasi pola asuh permisif dan otoriter. Perbedaan pola pengasuhan terlihat pada cara orang tua memberikan kasih sayang, membangun komunikasi, menerapkan disiplin, membimbing perilaku anak, serta memenuhi kebutuhan perkembangan anak sesuai dengan usia dan karakteristiknya. Variasi pola pengasuhan tersebut dipengaruhi oleh kondisi ekonomi, tingkat pendidikan, pengalaman mengasuh, serta keterlibatan anggota keluarga dalam proses pengasuhan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pola pengasuhan pada keluarga menikah dini tidak sepenuhnya ditentukan oleh usia saat menikah, tetapi juga dipengaruhi oleh berbagai faktor yang membentuk karakteristik pengasuhan pada masing-masing keluarga.
Keywords:
Keluarga Menikah Dini Pola Pengasuhan Parenting Styles Dimensions QuestionnaireReferences
Apriana, A., Rachmayani, I., & Fahruddin, F. (2025). Pengaruh Penggunaan Buku Cerita Bergambar Terhadap Nilai Karakter Mandiri Pada Anak Kelompok B TK Lisa Nuraeni Lenek Duren Kecamatan Lenek Lombok Timur. Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan, 10(4), 3902-3908.
Fahruddin. (2017). Pengantar pendidikan anak usia dini. Mataram: Sanabil.
Fahruddin. (2019). Pendidikan anak usia dini. Mataram: Sanabil.
Hurlock, E. B. (1999). Psikologi perkembangan: Suatu pendekatan sepanjang rentang kehidupan (Edisi ke-5). Jakarta: Erlangga.
Ingersoll-Dayton, B., Neal, M. B., & Hammer, L. B. (2020). Grandparent involvement in family caregiving. New York: Springer.
Juniati, N. (2016). Pengaruh Problem Based Learning dan Pembelajaran Konvensional Terhadap Kemampuan Komunikasi Matematis dan Kemandirian Belajar Siswa di SMP Negeri 1 Dewantara (Doctoral dissertation, UNIMED).
Lindarsih, & Dewi. (2023). Pernikahan dini dan implikasinya terhadap kehidupan keluarga. Jurnal Pendidikan dan Keluarga, 15(2), 112–123.
Priyambodo. (2023). Kematangan emosional pasangan usia muda dalam kehidupan berkeluarga. Jurnal Ilmu Keluarga, 8(1), 45–56.
Riany, Y. E., Cuskelly, M., & Meredith, P. (2018). Psychometric properties of parenting measures in Indonesia. 22(2), 75–90.
Santrock, J. W. (2018). A topical approach to life-span development (9th ed.). New York: McGraw-Hill Education.
Sumarti, Habibi, & Nurhasanah. (2026). Program parenting dalam meningkatkan pemahaman orang tua terhadap praktik pengasuhan anak usia dini. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 10(1), 1–12.
Sunarty, K. (2016). Hubungan pola asuh orang tua dan kemandirian anak. Journal of Educational Science and Technology, 2(3), 152–160.
Zakaria. (2019). Peran kakek dan nenek dalam pengasuhan anak pada keluarga muda. Jurnal Pendidikan Anak, 8(2), 135–144.

