Vol. 10 No. 2 (2026): JULI
Open Access
Peer Reviewed

Strategi Penerapan Kedisplinan Siswa di SMP Negeri 33 Makassar

Authors

Ikramawati Amiruddin , Faridah , Ahmad Restani Syukron Thayyib

DOI:

10.29303/jpap.v10i2.1614

Published:

2026-07-30

Downloads

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran Strategi Penerapan Kedisiplinan Siswa di SMP Negeri 33 Makassar, mengidentifikasi faktor-faktor pendukung dan penghambat dalam pelaksanaannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan Kualitatif deskriptif dengan Teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Adapun informan penelitian meliputi Kepala Sekolah, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, Guru BK dan Guru Wali Kelas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa starategi penerapan kedisiplinan siswa di SMP Negeri 33 Makassar dilaksanakan melalui empat strategi utama, yaitu: 1). Penerapan Aturan dengan penyusunan aturan dalam buku kesepakatan sekolah yang memuat tata tertib dan tata krama siswa dan diimplementasikan setiap hari. 2). Pemberian Sanksi dengan menerapkan sistem poin baik poin positif maupun poin negatif, pemanggilan orangtua. 3).  Pembinaan Moral dengan melibatkan siswa dalam program sekolah baik secara khusus seperti program 5S, sholat dhuha berjamaah, dan literasi dan numerasi sebelum belajar maupun pembinaan moral pada umumnya seperti pelaksanaan upacara setiap hari senin, kegiatan ekstrakurikuler dan perayaan hari-hari besar. 4).  Pendekatan Psikologis dilakukan dengan pendekatan personal dan konseling individu atau kelompokdan home visit.  Keempat strategi ini diterapkan secara terencana dan melibatkan seluruh unsur sekolah. Faktor pendukung keberhasilan strategi ini adalah dengan adanya kerjasama yang baik antarwarga sekolah, komunikasi dengan orangtua dan dukungan masyarakat sekitar, serta peran aktif tim 8K dan kegiatan pembinaan ekstrakurikuler. Adapun faktor penghambat meliputi: siswa yang sering mengulangi pelanggaran, kurangnya keterbukaan siswa kepada guru, kurangnya pemahaman orang tua.

Keywords:

Strategi Penerapan Kedisiplinan Penerapan Aturan Pemberian Sanksi Pembinaan Moral Pendekatan Psikologis

References

Afandi, N. K. (2024). Pendekatan Psikologi Guru dalam Meningkatkan Efektivitas Pembelajaran di Sekolah Dasar : Studi Kasus di SDN 023 Tenggarong. 8(4), 1–11.

Alaslan, A., Suharti, B., Laxmi, Rustandi, N., Sutrisno, E., & Rahmi, S. (2023). Penelitian Metode Kualitatif.

Indonesia, R. (2003). Presiden republik indonesia.

Khasannah, U. (2020). Pengantar Microteaching - Google Books. In Deepublish.

Kristian, A., Nurrochmah, A., & Wahed, A. (2023). Manajemen Sistem Point Dalam Membina Kedisiplinan Siswa di SMA Negeri 4 Lubuklinggau. Pournal of Manajemen Education, 9(3), 1–7.

Lei, B. (2023). Efektivitas Penerapan Kegiatan Kepramukaan Terhadap Kedisiplinan Siswa di Madrasah Aliyah An-Nur Susupu. Jurnal Pasifik Pendidikan.

Nilamsari, N. (2014). Memahami Studi Dokumen Dalam Penelitian Kualitatif.

Nurjannah, L., ZM, H., & Jahiban, M. (2019). Penerapan Tata Tertib Sekolah dalam Pembinaan Kedisiplinan Siswa. Jurnal Pendidikan Sosial Keberagaman, 5(1), 41–53. https://doi.org/10.29303/juridiksiam.v5i1.72

Rika, Hasbi, & Amir Faqihuddin Assafari. (2024). Urgensi Pembinaan Moral Dalam Pembentukan Karakter Siswa di SMP Negeri 3 Palopo. Indonesian Journal of Islamic Educational Review, 1(1), 1–6. https://doi.org/10.58230/ijier.v1i1.45

Silmi, S. (2017). Metoda Penelitian. Bab III Metoda Penelitian, Bab iii me, 1–9.

Supriadi, A., Kiftiah, M., & Agusnadi. (2014). Efektivitas Pemberian Sanksi Bagi Siswa Pada Pelanggaran Tata Tertib di SMP 2 Kapuas Timur Kabupaten Kapuas. Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan, 4(8), 121400.

Author Biographies

Ikramawati Amiruddin, Universitas Negeri Makassar

Author Origin : Indonesia

Faridah, Universitas Negeri Makassar

Author Origin : Indonesia

Ahmad Restani Syukron Thayyib, Universitas Negeri Makassar

Author Origin : Indonesia

How to Cite

Amiruddin, I., Faridah, & Thayyib, A. R. S. (2026). Strategi Penerapan Kedisplinan Siswa di SMP Negeri 33 Makassar. (JPAP) Jurnal Praktisi Administrasi Pendidikan, 10(2), 360–364. https://doi.org/10.29303/jpap.v10i2.1614