Peningkatan Minat Siswa Melalui Metode Storytelling Terhadap Mata Pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam
DOI:
10.29303/jpap.v10i2.1546Published:
2026-07-21Downloads
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk peningkatan minat siswa pada mata pelajaran sejarah kebudayaan Islam melalui metode storytteling Islami pada kelas III Madrasah Ibtidaiyah No.04/E.72 Koto Baru minat siswa masih tergolong rendah pada mata pelajaran sejarah kebudayaan Islam. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan model Kemmis dan Mc Taggart yang terdiri dari 2 siklus. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya peningkatan minat siswa dengan metode storytelling Islami dengan persentase nilai rata-rata minat minat siswa pada pra siklus 49,04%, siklus I 77,97% dan siklus II 93,46% dengan kategori minat siswa sangat tinggi, dan persentase kerberhasilan siswa pada pada pra siklus 10%, siklus II 70% dan siklus II 90% dengan kategori minat siswa sangat tinggi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa metode storytelling Islami dapat menjadi metode yang efektif dalam peningkatan minat siswa pada pembelajaran Sejarah Kebudayaan Islam.
Keywords:
Storytelling Minat Siswa Sejarah Kebudayaan IslamReferences
Asrul, N., & Rahmawati, R. (2022). Pelatihan Membaca Bahasa Inggris Dengan Metode Storytelling Bagi Siswa Kelas 4 SD Muhammadiyah 1 Medan. Journal Of Human And Education (JAHE), 2(1), 43–49. https://doi.org/10.31004/jh.v2i1.39
Collins, F. (1999). The use of traditional storytelling in education to the learning of literacy skills. Early Child Development and Care, 152(1), 77-108.
Fitri Yanti, N., & Sumianto. (2021). Analisis Faktor-Faktor yang Menghambat Minat Belajar Dimasa Pandemi Covid-19 pada Siswa SDN 008 Salo. Jurnal Pendidikan Tambusai, 5(1), 608–614.
Friantini, R. N., & Winata, R. (2019). Analysis of Learning Interest in Mathematics Learning. JPMI (Jurnal Pendidikan Matematika Indonesia), 4(1), 6.
H.A, M. dan A. A. (1999). Sejarah Pendidikanislam di indonesia.
Handayani, vera yulia. (2016). Minat Membaca dan Skemata Dengan Kemampuan Pemahaman Kela V di SD Penjegalan Jakarta Utara. Universitas Negeri Jakarta.
Hasibuan, L. R. (2023). Penggunaan Digital Storytelling Dalam Upaya Meningkatkan Minat Belajar Sejarah Kebudayaan Islam Di kelas x Madrasah Aliyah Pondok Pasantren Robi’ul Islam Pasar Latong.
Ilyas, M., & Armizi, A. (2020). Metode Mengajar dalam Pendidikan Menurut Nur Uhbiyati dan E. Mulyasa. Al-Liqo: Jurnal Pendidikan Islam, 5(02), 185–196. https://doi.org/10.46963/alliqo.v5i02.244
Irma Septiani, Albertus Djoko Lesmono, & Arif Harimukti. (2020). Analisis Minat Belajar Siswa Menggunakan Model Problem Based Learning Dengan Pendekatan Stem Pada Materi Vektor Di Kelas X Mipa 3 Sman 2 Jember. Jurnal Pembelajaran Fisika, 9(Vol 9 No 2 (2020): Jurnal Pembelajaran Fisika (JPF) Universitas Jember), 64–70.
Isfana dan Saidah. (2025). Upaya Guru dalam Meningkatkan Kemampuan Literasi Siswa melalui Universitas Islam Negeri Sulthan Thaha Saifuddin Jambi , Indonesia menunjukkan kemampuan membaca siswa Indonesia menempati peringkat ke-72 dari 78 MI SALAMAH KOTA JAMBI ”. 3(September).
Istiani, N., & Islamy, A. (2020). Efektifitas Efektifitas Pendidikan Karakter melalui Metode Storytelling bagi Siswa Tingkat Menengah Atas:(Studi Implementasi di SMK Negeri 3 Pekalongan). Edugama: Jurnal Kependidikan Dan Sosial Keagamaan, 6(2), 38-54.
Pratiwi, R. R. (2016). Penerapan Metode Storytelling Untuk Meningkatkan Keterampilan Berbicara Siswa Kelas Ii Sdn S4 Bandung. Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar, 1(1), 199–207.
Rofiatun Nisa’, Ika Aryastuti Hasanah, & Irawati. (2021). Strategi Cooperative Learning dalam Meningkatkan Mutu Pembelajaran Tematik. Ibtida’, 2(01), 31–38. https://doi.org/10.37850/ibtida.v2i01.165
Sri Nurlina Priyanti. (2022). Penerapan Metode Storytrlling Terhadap Prningkatan Minat Belajar Peserta Didik Pada Mata Pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam Di Kelas V MI Muhammadiyah Lautang Salo Kabupaten Sidrap.
Suhari, A. dan. (2018). Pembelajran sejarah kebudayaan islam. Pustaka setia.
Susanto, A. (2018). Pendidikan Anak Usia Dini Konsep dan Teori. Bumi Aksara.

