Manajemen Pembinaan Karakter Santri Berbasis Nilai Relegius di Pondok Pesantren Babussalam Lombok Utara
DOI:
10.29303/jpap.v10i1.1503Published:
2026-01-27Downloads
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk; (1) mendeskripsikan keadaan karakter santri Pondok Pesantren Babussalam Kecamatan Gangga Kabupaten Lombok Utara, (2) menganalisis manajemen pembinaan karakter religius santri, (3) mengidentifikasi faktor penghambat pembinaan karakter religius. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakter santri secara umum telah mencerminkan nilai religius, namun masih ditemukan perilaku kurang disiplin dalam ibadah, kejujuran, dan adab. Manajemen pembinaan karakter religius dilaksanakan melalui empat fungsi: perencanaan program, pengorganisasian tugas kepengurusan, pelaksanaan melalui pembiasaan ibadah dan penegakan disiplin, serta pengawasan berjenjang. Faktor penghambat meliputi kurangnya kerja sama dengan keluarga, pengaruh pergaulan, perbedaan latar belakang santri, dan tantangan lingkungan digital. Penelitian menyimpulkan bahwa manajemen pembinaan karakter religius di Pondok Pesantren Babussalam telah berjalan cukup efektif, namun tetap memerlukan penguatan kolaborasi dan strategi pembinaan yang lebih komprehensif.
Keywords:
Pembinaan Karakter Nilai Religius Manajemen Santri PesantrenReferences
Bowen, GA (2009). Analisis dokumen sebagai metode penelitian kualitatif. Jurnal penelitian kualitatif , 9 (2), 27-40.
Hasibuan, MTD, Mendrofa, HK, Silaen, H., & Tarihoran, Y. (2020). Hubungan motivasi belajar dengan prestasi akademik pada siswa yang menjalani pembelajaran berani selama pandemi covid-19. Jurnal Kesehatan Trust Indonesia , 3 (2), 387-393.
Koesoema, AD (2015). Strategi pendidikan karakter: Revolusi mental dalam lembaga pendidikan . PT Kanisius.
Kvale, S., & Brinkmann, S. (2015). Wawancara . Sage.
Lickona, T. (2012). Pendidikan karakter: Mengembalikan kebajikan pada misi sekolah. Dalam Mengembangkan Budaya. Routledge.
Marnis, P. (2008). Manajemen sumber daya manusia. Sidoarjo : Penerbit Zifatama .
Miles, M.B, Huberman, A.M, & Saldana, J. (2014). Qualitative Data Analysis, A Methods Sourcebook, Edition 3. USA: Sage Publications. Terjemahan Tjetjep Rohindi Rohidi, UI-Press.
Moleong, LJ (2019). Metodologi Penelitian Kualitatif Edisi Revisi. Bandung: Remaja Rosdakarya. PT. Remaja Rosda Karya
Mulyasa, HE, & Aryani, WD (2017). Mengembangkan Budaya Keagamaan di Sekolah. Jurnal Internasional Penelitian Ilmiah & Teknologi , 6 (07), 263-266.
Nucci, L. (2017). Karakter: Sebuah sistem perkembangan yang multifaset. Jurnal Pendidikan Karakter , 13 (1), 1-16.
Robbins, P. (2019). Ekologi politik: Pengantar kritis . John Wiley & Sons.
Spradley, JP (2016). Observasi partisipan. Waveland Press.
Sugiyono. (2022). Metode Penelitian Kuantitatif. Bandung: Alfabeta.
Suprihanto, John. (2014). Manajemen. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press
Wijaya, C., & Rifa'i, M. (2016). Dasar Dasar Manajemen: Mengoptimalkan Pengelolaan Organisasi Secara Efektif dan Efesien. Medan: Perdana Penerbitan.

