Work Limitations Sebagai Moderator dari Hubungan Antara Job Crafting dan Employee Performance
DOI:
10.29303/jpap.v10i1.1416Published:
2026-01-21Downloads
Abstract
Karyawan di Lingkungan Industri Kecil (LIK) Takaru menghadapi kondisi kerja dengan fasilitas terbatas, beban fisik tinggi, ruang kerja sempit, peralatan yang belum sepenuhnya ergonomis, serta ritme produksi yang fluktuatif. Kondisi tersebut menuntut kemampuan adaptasi karyawan agar kinerja tetap terjaga. Salah satu perilaku adaptif yang relevan adalah job crafting, yaitu upaya proaktif karyawan dalam menyesuaikan tugas, hubungan kerja, dan cara memaknai pekerjaan. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh job crafting terhadap employee performance serta menguji peran work limitations sebagai variabel moderasi dalam hubungan tersebut. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik purposive sampling terhadap 60 karyawan tetap dari enam perusahaan di LIK Takaru, Kabupaten Tegal. Data dianalisis menggunakan Analisis Regresi Moderasi (Moderated Regression Analysis) dengan bantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa job crafting berpengaruh positif dan signifikan terhadap employee performance. Namun, work limitations tidak terbukti memoderasi hubungan antara job crafting dan employee performance. Temuan ini mengindikasikan bahwa meskipun keterbatasan kerja berpotensi memengaruhi kondisi kerja karyawan, pengaruh job crafting terhadap kinerja tetap relatif konsisten pada berbagai tingkat work limitations. Secara teoretis, penelitian ini memperkuat bukti empiris mengenai peran langsung job crafting dalam meningkatkan kinerja karyawan pada konteks industri kecil. Secara praktis, hasil penelitian menyarankan bahwa perusahaan perlu mendorong praktik job crafting secara sistematis tanpa sepenuhnya bergantung pada tingkat keterbatasan kerja yang dialami karyawan.
Keywords:
Job Crafting Work Limitations Employee Performance Lingkungan Industri KecilReferences
Albana, H. (2019). Pengaruh job crafting terhadap kinerja karyawan yang dimediasi oleh work engagement di PT. Terminal Teluk Lamong, Surabaya. Jurnal Ilmu Manajemen, 7(1), Jurusan Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Surabaya.
Bakker, A. B., & Demerouti, E. (2017). The Job Demands–Resources model: State of the art. [PDF]. Retrieved from https://peopleful.io/Job-Demands-Resource-Model-research.pdf
Ida, H., Nakagawa, K., Miura, M., Ishikawa, K., & Yakura, N. (2012). Development of the Work Limitations Questionnaire Japanese Version (WLQ-J): Fundamental examination of the reliability and validity of the WLQ-J. Sangyo Eiseigaku Zasshi, 54(3), 101–107. https://doi.org/10.1539/sangyoeisei.B11011
Pahos, N., & Galanaki, E. (2022). Performance effects of high performance work systems on committed, long-term employees: A multilevel study. Frontiers in Psychology, 13, 825397. https://doi.org/10.3389/fpsyg.2022.825397
Sundar, V., & Brucker, D. L. (2023). Work limitations as a moderator of the relationship between job crafting and work performance: Results from an SEM analysis of cross-sectional survey data. Journal of Occupational Rehabilitation, 33, 107–120. https://doi.org/10.1007/s10926-022-10055-6
Tian, X., Liu, M., Jiao, Q., Wei, X., & Huang, R. (2022). Job crafting: A review of theoretical integration and application extension. Journal of Human Resource Management, 10(2), 38–48. https://doi.org/10.11648/j.jhrm.20221002.11
Tims, M., Bakker, A. B., & Derks, D. (2012). Development and validation of the job crafting scale. Journal of vocational behavior, 80(1), 173-186.
Yulivianto, T. S. (2019). Job crafting dan persepsi dukungan organisasi terhadap kinerja karyawan melalui keterikatan kerja. Jurnal Ilmu Manajemen, 7(4), Jurusan Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Surabaya.

