Evaluasi Program Pelaksanaan Supervisi Akademik Menggunakan Model CIPP di SD Negeri 3 Karang Bongkot, Kecamatan Labuapi
DOI:
10.29303/jpap.v10i1.1349Published:
2026-01-21Downloads
Abstract
Penelitian ini bertujuan mengevaluasi pelaksanaan supervisi akademik di SD Negeri 3 Karang Bongkot menggunakan model CIPP (Context, Input, Process, Product). Penelitian dilakukan dengan pendekatan evaluatif melalui wawancara, observasi kelas, dan telaah dokumen. Hasil evaluasi konteks menunjukkan bahwa supervisi akademik sangat dibutuhkan karena guru masih menghadapi kesulitan dalam penyusunan modul ajar, penerapan pembelajaran berdiferensiasi, serta pelaksanaan asesmen formatif. Pada aspek input, kepala sekolah telah memiliki pemahaman dasar tentang supervisi, namun variasi teknik dan kelengkapan instrumen masih terbatas sehingga pembinaan belum sepenuhnya mendukung pengembangan profesional guru. Dari aspek proses, supervisi telah dilaksanakan sesuai prosedur, tetapi tahap pra-observasi dan pasca-observasi belum optimal, terutama dalam memberikan umpan balik yang spesifik dan tindak lanjut yang berkelanjutan. Pada aspek produk, supervisi memberikan dampak positif pada peningkatan kelengkapan perangkat ajar dan keterampilan dasar mengajar, namun belum signifikan mendorong inovasi pembelajaran dan pemanfaatan teknologi. Secara keseluruhan, supervisi akademik berjalan cukup efektif, tetapi memerlukan penguatan pada teknik supervisi, instrumen, dan monitoring tindak lanjut agar lebih berdampak terhadap kualitas pembelajaran.
Keywords:
Supervisi Akademik Model CIPP Kinerja Guru Evaluasi ProgramReferences
Glickman, C. D., Gordon, S. P., & Ross-Gordon, J. M. (2018). SuperVision and instructional leadership: A developmental approach (10th ed.). Pearson.
Hallinger, P. (2011). Leadership for learning: Lessons from 40 years of empirical research. Journal of Educational Administration, 49(2), 125–142. https://doi.org/10.1108/09578231111116699
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). SAGE Publications.
Permendiknas Nomor 13 Tahun 2007 tentang Standar Kompetensi Kepala Sekolah/Madrasah.
Permendikbud Nomor 15 Tahun 2018 tentang Pemenuhan Beban Kerja Guru, Kepala Sekolah, dan Pengawas Sekolah.
Ramdani, A. (2023). Pelaksanaan supervisi akademik kepala sekolah dalam meningkatkan kinerja guru sekolah dasar. Jurnal Administrasi Pendidikan, 10(1), 44–54.
Rivai, V. (2014). Manajemen sumber daya manusia untuk sekolah. Rajawali Pers.
Sahertian, P. A. (2010). Konsep dasar dan teknik supervisi pendidikan. Rineka Cipta.
Sergiovanni, T. J., & Starratt, R. J. (2019). Supervision: A redefinition (10th ed.). McGraw-Hill.
Setiyati, S. (2020). Supervisi akademik kepala sekolah dalam meningkatkan kualitas pembelajaran guru. Jurnal Kependidikan, 6(2), 112–123.
Stufflebeam, D. L. (2007). Evaluation models (2nd ed.). Springer.
Suryani, L., & Wijaya, A. (2021). Tantangan guru dalam implementasi Kurikulum Merdeka: Studi awal pada sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Dasar Nusantara, 7(2), 95–104.
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen.
Wiyono, B. B. (2017). Model evaluasi program supervisi pendidikan menggunakan pendekatan CIPP. Jurnal Manajemen Pendidikan, 12(1), 1–12.
Zein, M. (2016). Supervisi akademik untuk meningkatkan profesionalisme guru. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, 23(2), 89–98.

