Peran Stakeholder dan Kerja Sama Strategis Dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan di Lembaga Pendidikan Islam

Authors

Nurul Hapizatul Aini , Lalu Ahmad Atam Kuswari , S. Ali Jadid Idrus , Maimun

DOI:

10.29303/jpap.v10i1.1313

Published:

2026-01-21

Downloads

Abstract

Pendidikan merupakan fondasi utama dalam meningkatkan kualitas individu dan masyarakat, namun mutu pendidikan di Indonesia masih menghadapi berbagai kendala, seperti ketidaksesuaian kurikulum, rendahnya kualitas sumber daya manusia, keterbatasan sarana prasarana, dan lemahnya kerja sama antar stakeholder. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis peran dan pentingnya stakeholder dalam meningkatkan mutu pendidikan, strategi kerja sama dan kemitraan, serta tantangan dan peluang implementasinya. Penelitian menggunakan metode studi kepustakaan (library research) dengan menelaah jurnal, buku, dan dokumen ilmiah relevan dalam sepuluh tahun terakhir. Hasil kajian menunjukkan bahwa keterlibatan stakeholder meliputi pemerintah, sekolah, guru, siswa, orang tua, masyarakat, dunia usaha, dan lembaga pendidikan Islam bersifat krusial dalam membangun ekosistem pendidikan yang berkualitas. Kolaborasi antarpihak memungkinkan penguatan kurikulum, peningkatan profesionalisme guru, optimalisasi fasilitas, serta relevansi kompetensi lulusan melalui kemitraan dunia industri. Konsep simbiosis mutualisme menjadi dasar terciptanya sinergi yang saling menguntungkan dalam pengelolaan pendidikan. Temuan juga mengidentifikasi tantangan implementatif berupa perbedaan visi, keterbatasan sumber daya, dan lemahnya koordinasi, namun era digital menawarkan peluang kolaborasi yang lebih luas dan fleksibel. Secara keseluruhan, artikel ini menegaskan bahwa peningkatan mutu pendidikan membutuhkan komitmen kolektif dan strategi kerja sama yang terstruktur di antara seluruh stakeholder pendidikan.

Keywords:

Stakeholder Kerja Sama Strategis Mutu Pendidikan Kolaborasi Lembaga Pendidikan Islam

References

Aldi, B. E. (2005). Menjadikan manajemen pengetahuan sebagai keunggulan kompetitif perusahaan melalui strategi berbasis pengetahuan. Jurnal Studi Manajemen dan Organisasi (JSMO), 2(Nomor 1), 58-68.

Damayanti, N. (2019). Pentingnya Kerjasama bagi Peningkatan Mutu Pendidikan. Pendidikan, nd, 1-7.

Epstein, J. L. (2018). School, family, and community partnerships: Preparing educators and improving schools (2nd ed.). Westview Press.

Fahmi, I. (2021). Pendidikan sebagai instrumen pembangunan karakter bangsa. Jurnal Pendidikan Nasional, 10(2), 145–158.

Johnson, M. (2021). Resource-based partnership models in education. International Journal of Educational Development, 83, 102–118.

Kemendikbud. (2021). Panduan implementasi link and match pendidikan vokasi. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI.

Kemendikbud. (2022). Konsep dan implementasi Kurikulum Merdeka. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.

Lesmana, G. (2021). Dinamika Kelompok. Kumpulan Buku Dosen, 2(1)

Lin, Y., & Chen, H. (2020). Partnership-based teaching innovation in schools: A collaborative framework. Journal of Educational Research, 113(4), 255–268.

Mardiyah, A. (2021). Manajemen Pendidikan Keorangtuaan Menuju Kelaurga Yang Ramah Anak Di Kelompok Bermain. Media Manajemen Pendidikan, 3(3), 459–469.

OECD. (2021). The state of global digital education systems. OECD Publishing.

OECD. (2022). School leadership and management effectiveness. OECD Publishing.

Poernomo, E., & Timur, A. (2006). Pengaruh kreativitas dan kerjasama tim terhadap kinerja manajer pada PT. Jesslyn K Cakes Indonesia cabang Surabaya. Jurnal Ilmu-Ilmu Ekonomi, 6(2), 102–108.

Rafsanjani, A., Amelia, A., Maulidayani, M., Anggraini, A., & Tanjung, L. A. (2024). Pendekatan sistem dalam meningkatkan pendidikan untuk membangun mutu kualitas pendidikan di SMP Swasta Pahlawan Nasional. Jurnal Bintang Pendidikan Indonesia, 2(1), 168–181.

Saragih, F. (2021). Kolaborasi institusi sebagai strategi peningkatan mutu pendidikan. Jurnal Ilmu Pendidikan, 12(3), 201–212.

Setiawan, D. (2020). Kerja sama sekolah dan industri dalam meningkatkan kompetensi lulusan. Jurnal Pendidikan Vokasi, 10(1), 33–45.

Siregar, S. (2022). Analisis tantangan implementasi kemitraan pendidikan di era digital. Jurnal Administrasi Pendidikan, 14(2), 123–139.

Sulaiman, A. (2021). Pengaruh kepemimpinan kepala sekolah terhadap mutu pembelajaran. Jurnal Kepemimpinan Pendidikan, 8(1), 77–88.

Tilaar, H. A. R. (2015). Manajemen pendidikan nasional: Kajian definisi dan konsep. Rineka Cipta.

UNESCO. (2023). Education for sustainable development: Progress review. UNESCO Publishing.

World Bank. (2022). Education and inequality report. World Bank Group.

Wulandari, F., Hidayat, T., & Muqowim, M. (2021). Konsep pendidikan holistik dalam membina karakter Islami. Muróbbî: Jurnal Ilmu Pendidikan, 5(2), 157-180.

Yulanda Elis Meyana et al. (2017). Kerja Sama Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Dengan Lembaga Lain Bidang Kejuruan, Jurnal Pendidikan, 3 (1), 157–65.

Yusuf, D. (2020). Tantangan kolaborasi sekolah dengan stakeholder dalam peningkatan mutu pendidikan. Jurnal Manajemen Pendidikan Islam, 5(2), 88–101.

Author Biographies

Nurul Hapizatul Aini, Universitas Islam Negeri Mataram

Author Origin : Indonesia

Lalu Ahmad Atam Kuswari, Universitas Islam Negeri Mataram

Author Origin : Indonesia

S. Ali Jadid Idrus, Universitas Islam Negeri Mataram

Author Origin : Indonesia

Maimun, Universitas Islam Negeri Mataram

Author Origin : Indonesia

How to Cite

Aini, N. H., Kuswari, L. A. A., Idrus, S. A. J., & Maimun. (2026). Peran Stakeholder dan Kerja Sama Strategis Dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan di Lembaga Pendidikan Islam. (JPAP) Jurnal Praktisi Administrasi Pendidikan, 10(1), 39–43. https://doi.org/10.29303/jpap.v10i1.1313